Pengajian Rutin di Lapas Pemuda Madiun
Madiun,
— JENDELAWARTA.com
Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus mengoptimalkan pembinaan
kepribadian warga binaan melalui kegiatan pengajian rutin selama Bulan Suci
Ramadan.
Kegiatan
tersebut digelar pada Senin (23/2) dengan penuh kekhusyukan dan semangat
kebersamaan di Masjid At-Taubah Lapas.
Pengajian
yang menjadi agenda pembinaan kerohanian ini menghadirkan dua penceramah dari
Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, yakni Ustaz Subagiyono dan Ustaz Ishak.
Kegiatan
berlangsung khusyuk. Para warga binaan mengikuti rangkaian Sholat Dhuha
berjamaah, pembacaan Surah Yasin, serta tausiyah yang sarat pesan moral dan
motivasi perubahan diri.
Dalam
tausiyahnya, Ustaz Ishak menyampaikan pentingnya meningkatkan keimanan,
memperbanyak istighfar, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum hijrah menuju
pribadi yang lebih baik.
“Bulan
Ramadan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri. Jangan sia-siakan waktu
yang ada. Perbanyak ibadah, perbaiki akhlak, dan niatkan setiap langkah sebagai
bentuk taubat kepada Allah SWT,” pesannya di hadapan warga binaan.
Kepala
Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Setyawan Nugroho Endiyanto,
menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dari program
pembinaan kepribadian yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Melalui
pengajian rutin ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai keimanan, kedisiplinan,
dan tanggung jawab. Pembinaan spiritual menjadi fondasi utama dalam membentuk
sikap dan perilaku warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat,”
ungkapnya.
Sementara
itu, Kalapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan komitmen jajarannya dalam
menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek mental dan spiritual warga binaan.
“Kami
berupaya menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya meningkatkan
keterampilan, tetapi juga membangun karakter dan spiritualitas. Harapannya,
warga binaan dapat menjalani masa pidana dengan penuh kesadaran dan kembali ke
masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik serta bertanggung jawab,” tegasnya.
Melalui
pengajian rutin yang dipusatkan di Masjid At-Taubah Lapas ini, diharapkan
tumbuh ketenangan batin, keimanan yang semakin kuat, serta semangat hijrah yang
konsisten dalam diri setiap warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
(RED).

0 Komentar