Asesmen Warga Binaan Mapenaling, Jajaran Pembinaan Lapas Pemuda Madiun Lakukan Pendampingan Intensif


Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun melaksanakan asesmen terhadap Warga Binaan yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling) sebagai upaya pemetaan dan penguatan program pembinaan lanjutan, Rabu (24/6). Kegiatan ini melibatkan jajaran pembinaan di ruang Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik).

Asesmen dilakukan untuk memperoleh data dan informasi secara menyeluruh terkait latar belakang, potensi, minat, serta kebutuhan pembinaan masing-masing Warga Binaan. Selain itu, petugas juga memantau kondisi dan perkembangan Warga Binaan sebagai dasar dalam menentukan program pembinaan yang tepat, terarah, dan berkelanjutan.

Selain proses pendataan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman Warga Binaan terkait aturan, larangan, dan tata tertib yang berlaku di lingkungan Pemasyarakatan. Langkah ini penting guna menciptakan ketertiban dan kedisiplinan, sekaligus mendukung suasana pembinaan yang aman dan kondusif.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Setyawan Nugroho Endiyanto, menjelaskan bahwa asesmen menjadi tahapan penting dalam menentukan arah pembinaan bagi setiap Warga Binaan.

"Melalui asesmen ini, kami memetakan kebutuhan pembinaan masing-masing Warga Binaan secara lebih tepat. Data yang diperoleh akan menjadi dasar dalam menentukan program pembinaan lanjutan, baik kepribadian maupun kemandirian, sehingga proses reintegrasi sosial dapat berjalan lebih optimal," terang Endiyanto.

Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa asesmen merupakan bagian penting dari proses pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan peningkatan kualitas diri Warga Binaan.

"Asesmen ini menjadi langkah awal untuk mengenali potensi, kebutuhan, dan karakteristik setiap Warga Binaan. Dengan data yang akurat, kami dapat menyusun program pembinaan yang lebih efektif dan tepat sasaran. Kami berharap seluruh Warga Binaan mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh sebagai bekal untuk memperbaiki diri, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif," tegas Rudi.

Pelaksanaan asesmen berlangsung dengan tertib dan lancar. Warga Binaan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara kooperatif sebagai bagian dari proses pembinaan yang berkesinambungan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hasil asesmen menjadi dasar yang akurat dalam penyusunan program pembinaan lanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kesadaran Warga Binaan terhadap pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, dan kesiapan untuk kembali ke masyarakat dengan perilaku yang lebih baik. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

 

0 Komentar