Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kalapas Pemuda Madiun Ikuti FGD Pemanfaatan Lahan Idle

  


Madiun, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun, Rudi Kristiawan, bersama jajaran mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pemanfaatan Lahan Idle untuk Mendukung Ketahanan Pangan” yang dilaksanakan secara virtual Zoom Meeting dari ruang teleconference Lapas Pemuda Madiun, Selasa (23/6).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan tidur yang dimiliki satuan kerja di seluruh Indonesia.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang membuka kegiatan menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh jajaran. Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat perekonomian nasional.

“Program ketahanan pangan ini hanya dapat terwujud apabila mendapat respons dari seluruh bangsa di Indonesia. Selain menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan, hasil program ketahanan pangan juga memiliki nilai ekonomis yang dapat diperjualbelikan. Saya berharap forum diskusi ini mampu melahirkan berbagai gagasan dan masukan sebagai bahan pengambilan kebijakan pada masa mendatang,” ujarnya.

FGD yang dipandu oleh Djati Darma selaku News Anchor Liputan 6 SCTV tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan perspektif strategis terkait implementasi program ketahanan pangan. Dalam kesempatan itu, Dr. Alfindra Primaldhi, Peneliti Lembaga Demografi FEB Universitas Indonesia, memaparkan hasil penelitian bertajuk Rapid Needs Assessment Implementasi Program Ketahanan Pangan pada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai potensi, tantangan, serta kebutuhan yang perlu dipenuhi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., menekankan pentingnya keberanian dalam mengambil keputusan sebagai kunci keberhasilan suatu program. Menurutnya, langkah pemanfaatan lahan tidur untuk mendukung ketahanan pangan merupakan kebijakan yang tepat dan perlu terus dikembangkan melalui berbagai inovasi yang berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Kalapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung penuh program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah melalui optimalisasi lahan yang tersedia di lingkungan lapas.

“Lapas Pemuda Madiun siap mendukung dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia sebagai bagian dari implementasi program ketahanan pangan. Selain menghasilkan produk yang bernilai ekonomis, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui pengembangan keterampilan yang bermanfaat dan berkelanjutan,” ujar Rudi.

Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat semakin memahami strategi pemanfaatan lahan idle secara optimal serta mengembangkan berbagai inovasi yang berdampak nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan sinergi dan komitmen bersama, program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

 

0 Komentar