Gandeng Gereja Ortodoks Kota Madiun, Lapas Pemuda Madiun Gelar Pembinaan Kerohanian Agama Kristen dan Katolik


Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan kerohanian agama Kristen dan Katolik yang bekerja sama dengan Gereja Ortodoks Kota Madiun.

Kegiatan ini menghadirkan Romo Markuswiyono beserta tim dari Gereja Ortodoks yang memberikan pelayanan dan pembinaan rohani kepada Warga Binaan di Gereja Oikumene Lapas Pemuda Madiun, Rabu (3/6). Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusias dari para peserta.

Didampingi oleh petugas pembinaan, kegiatan tersebut berjalan dengan tertib dan terarah sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Setyawan Nugroho Endiyanto, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu sarana penting dalam membentuk karakter dan memperkuat mental spiritual Warga Binaan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka dapat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan serta memiliki semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Romo Markuswiyono menyampaikan pesan tentang pentingnya membangun kehidupan yang berlandaskan iman dan pengharapan.

“Setiap orang memiliki kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki hidupnya. Masa pembinaan yang dijalani saat ini hendaknya menjadi momentum untuk membangun iman, memperkuat harapan, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa Lapas tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual bagi Warga Binaan.

“Melalui sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh dan lembaga keagamaan, kami berkomitmen memberikan pembinaan yang menyentuh aspek mental, moral, dan keagamaan sehingga Warga Binaan memiliki bekal yang kuat untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Warga Binaan dapat semakin memperkuat keimanan, memiliki motivasi untuk berubah ke arah yang lebih baik, serta menjalani masa pembinaan dengan penuh harapan dan semangat positif. (Humas Lapas Pemuda Madiun).

 


0 Komentar