Tonggak Baru Pengabdian, Sembilan CPNS Lapas Pemuda Madiun Resmi Menjadi PNS

  


Sidoarjo, INFO_PAS – Langkah pengabdian sebagai aparatur negara resmi dimulai. Sembilan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun bersama CPNS dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah PNS yang diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Jumat (19/6).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Kusnali, serta dihadiri para pejabat struktural Kanwil dan Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Timur. Prosesi pelantikan menjadi momentum penting yang menandai berakhirnya masa CPNS sekaligus awal pengabdian sebagai aparatur negara yang mengemban tugas dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan Pemasyarakatan.

Dari total sembilan pegawai Lapas Pemuda Madiun yang dilantik, terdiri atas satu orang Golongan III dan delapan orang Golongan II. Bersama CPNS dari berbagai UPT Pemasyarakatan lainnya, mereka mengucapkan sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab.

Dalam sambutannya, Kusnali menegaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah bukan sekadar pemenuhan administrasi kepegawaian, melainkan momentum penting untuk memperkuat integritas, loyalitas, dan profesionalisme sebagai Aparatur Sipil Negara.

"Hari ini bukanlah garis akhir, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya sebagai Aparatur Sipil Negara. Saya berharap saudara-saudara dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan profesionalisme, serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara," tegas Kusnali.

Ia juga mengingatkan para PNS yang baru dilantik agar senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Pemasyarakatan melalui kinerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Menurutnya, tantangan organisasi yang terus berkembang menuntut setiap insan Pemasyarakatan untuk mampu beradaptasi, responsif terhadap perubahan, serta terus meningkatkan kompetensi guna mendukung transformasi Pemasyarakatan yang semakin maju dan modern.

Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh pegawai yang telah berhasil menyelesaikan masa pengabdian sebagai CPNS hingga resmi diangkat menjadi PNS.

"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pegawai yang hari ini resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil. Status baru ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi. Jadilah insan Pemasyarakatan yang profesional, berakhlak, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Rudi.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung dengan penuh khidmat. Setiap peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh kesungguhan, mencerminkan kesiapan mereka dalam mengemban amanah sebagai aparatur negara. Usai pelaksanaan acara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kebanggaan atas pencapaian yang diraih para pegawai.

Suasana haru dan bahagia turut mewarnai momen tersebut saat para PNS menerima ucapan selamat dari jajaran Pemasyarakatan, para Kepala UPT, pejabat struktural, serta keluarga yang hadir menyaksikan langsung prosesi bersejarah tersebut.

Melalui pelantikan ini, diharapkan seluruh PNS yang baru diangkat mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, loyalitas, dan profesionalisme, serta menjadi bagian dari transformasi Pemasyarakatan yang semakin maju, humanis, dan berdampak positif bagi masyarakat. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

 

0 Komentar