Madiun, INFO_PAS – Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun terus mengoptimalkan pelayanan kepada warga binaan melalui pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi peserta Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling). Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim medis Lapas sebagai langkah awal untuk memastikan kondisi kesehatan fisik, mental, serta kebersihan pribadi warga binaan yang baru memasuki lingkungan pemasyarakatan. (20/07)
Dalam kegiatan tersebut, tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan mulai dari pengecekan kesehatan, kondisi fisik umum, hingga identifikasi riwayat kesehatan warga binaan. Selain pemeriksaan kesehatan, warga binaan juga menjalani asesmen psikologi untuk mengetahui kondisi mental dan psikologis mereka sebagai dasar dalam menentukan pola pembinaan yang tepat selama menjalani masa pidana.
Tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, petugas juga melakukan pemeriksaan kebersihan diri warga binaan. Pemeriksaan meliputi kebersihan tubuh, kerapian rambut, hingga memastikan kuku tangan dan kaki telah dipotong. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyebaran penyakit sekaligus membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak awal menjalani pembinaan.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak setiap warga binaan dan menjadi salah satu prioritas dalam proses pembinaan.
"Mapenaling bukan hanya menjadi sarana pengenalan lingkungan Lapas, tetapi juga momentum untuk memastikan setiap warga binaan berada dalam kondisi sehat secara fisik maupun mental. Melalui pemeriksaan kesehatan, asesmen psikologi, dan pemantauan kebersihan diri, kami ingin memberikan pelayanan yang komprehensif sejak hari pertama mereka berada di Lapas. Dengan kondisi kesehatan yang baik, proses pembinaan diharapkan dapat berjalan lebih optimal," ujar Rudi Kristiawan.
Ia menambahkan bahwa menjaga kesehatan dan kebersihan merupakan tanggung jawab bersama antara petugas dan warga binaan. Oleh karena itu, Lapas Pemuda Madiun terus mengedukasi warga binaan agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari pembentukan karakter yang disiplin dan bertanggung jawab.
Salah seorang warga binaan peserta Mapenaling berinisial D mengaku merasa diperhatikan sejak pertama kali memasuki Lapas. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dan asesmen psikologi membuat dirinya merasa lebih tenang dalam menjalani masa pembinaan.
"Saya merasa senang karena sejak masuk langsung diperiksa kesehatannya dan diajak berdiskusi mengenai kondisi diri saya. Petugas juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, termasuk memotong kuku dan menjaga kebersihan diri. Hal ini membuat saya merasa diperhatikan dan semakin siap mengikuti seluruh program pembinaan di Lapas," ungkap D.
Melalui layanan kesehatan terpadu pada program Mapenaling, Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan. Pemeriksaan kesehatan, asesmen psikologi, serta pembiasaan hidup bersih menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, aman, dan kondusif guna mendukung keberhasilan proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan.(Humas Lapas Pemuda Madiun)
0 Komentar