Usai Istighosah, Abah Kirun dan Abah Kadir Sulap Suasana Lapas Jadi Penuh Tawa dan Semangat



Madiun, INFO_PAS – Suasana khidmat setelah pelaksanaan Doa dan Istighosah untuk Negeri dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun berubah menjadi penuh kehangatan dan tawa. Kehadiran dua pelawak legendaris, Abah Kirun dan Abah Kadir, sukses mencairkan suasana melalui ceramah yang dikemas dengan humor sekaligus pesan-pesan penuh motivasi. (12/08)


Usai rangkaian doa dan istighosah, Abah Kirun dan Abah Kadir memberikan ceramah kepada seluruh warga binaan Lapas Pemuda Madiun. Dengan gaya khas dan pembawaan yang jenaka, keduanya mampu membuat suasana menjadi lebih santai, akrab, dan penuh gelak tawa. Para warga binaan pun terlihat antusias mengikuti ceramah hingga akhir.


Di balik humor yang disampaikan, Abah Kirun dan Abah Kadir menyelipkan pesan penting tentang semangat menjalani masa pembinaan. Warga binaan diajak untuk tidak larut dalam kesalahan masa lalu, melainkan menjadikan masa di dalam lapas sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.


“Jadikan tempat ini sebagai candradimuka untuk memperbaiki diri. Jalani masa pembinaan dengan semangat, ikuti semua prosesnya dengan baik. Nanti ketika keluar dari lapas, jadilah orang yang berguna bagi masyarakat, keluarga, dan bangsa. Jangan kembali melakukan kesalahan yang sama, tetapi tunjukkan bahwa kalian sudah berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” pesan Abah Kirun kepada para warga binaan.




Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Rudi Kristiawan, mengapresiasi kehadiran Abah Kirun dan Abah Kadir yang telah memberikan hiburan sekaligus motivasi kepada warga binaan.


“Kami sangat berterima kasih kepada Abah Kirun dan Abah Kadir yang telah hadir memberikan energi positif kepada warga binaan. Humor dan pesan yang disampaikan menjadi penyemangat bagi mereka untuk menjalani pembinaan dengan lebih optimis. Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi benar-benar memanfaatkan waktu di sini sebagai proses untuk berubah dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat,” ungkap Rudi.


Ceramah yang dibalut dengan humor tersebut berhasil menciptakan suasana yang hangat. Tawa dan keceriaan warga binaan menjadi warna tersendiri setelah sebelumnya mengikuti rangkaian doa dan istighosah dengan penuh khidmat.


Kehadiran Abah Kirun dan Abah Kadir tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi suntikan motivasi bagi warga binaan agar tetap semangat menjalani pembinaan. Pesan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa masa di dalam lapas merupakan bagian dari proses menuju perubahan dan kehidupan yang lebih baik. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

0 Komentar