Usai Dua Bulan Magang, Lapas Pemuda Madiun Lepas Mahasiswa untuk Kembali ke UNIPMA



Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun memberikan apresiasi kepada tiga mahasiswa Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) yang telah melaksanakan kegiatan magang selama dua bulan di Lapas Pemuda Madiun. Kegiatan magang tersebut resmi ditutup dan mahasiswa ditarik kembali oleh pihak UNIPMA, Rabu (16/9).

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Lapas Pemuda Madiun ini dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU), Suntoro, Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan, Fadhila Hasna Kumalasari, Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat), Afifudin Muhammad Yunus, pihak Fakultas Hukum UNIPMA, dosen pendamping, serta tiga mahasiswa peserta magang.

Mewakili Kepala Lapas Pemuda Madiun, Kasubag TU, Suntoro, menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan partisipasi mahasiswa selama menjalani kegiatan magang di Lapas Pemuda Madiun. Menurutnya, kehadiran mahasiswa turut memberikan warna positif sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun hubungan baik antara Lapas Pemuda Madiun dengan dunia pendidikan.

“Selama dua bulan melaksanakan magang di sini, kami melihat semangat dan antusiasme dari adik-adik mahasiswa. Kami tentu mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan. Semoga pengalaman yang diperoleh selama berada di Lapas Pemuda Madiun dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, dosen pendamping UNIPMA, Siska, yang mewakili Rektor, menyampaikan terima kasih kepada Lapas Pemuda Madiun yang telah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman secara langsung di lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Lapas Pemuda Madiun yang telah menerima, mendampingi, dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa kami untuk belajar selama dua bulan. Semoga kerja sama yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ungkapnya.

Salah satu mahasiswa peserta magang, Erlita, menyampaikan bahwa kegiatan magang di Lapas Pemuda Madiun memberikan pengalaman dan pengetahuan baru yang tidak diperoleh secara langsung di bangku perkuliahan.

“Banyak pengalaman baru yang saya dapatkan selama magang di Lapas Pemuda Madiun. Kami belajar bagaimana lingkungan kerja di lapas, memahami tugas dan tanggung jawab petugas, serta mendapatkan pengalaman berinteraksi secara langsung. Tentunya pengalaman ini sangat berharga dan akan menjadi bekal bagi kami ke depannya,” tuturnya.

Kegiatan penutupan dan penarikan mahasiswa magang oleh UNIPMA tersebut ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada mahasiswa serta foto bersama.

Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda Madiun terus membuka ruang sinergi dengan institusi pendidikan sebagai bagian dari upaya mendukung pembelajaran mahasiswa melalui pengalaman langsung di lingkungan pemasyarakatan. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

 


0 Komentar