Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus memperkuat pengawasan sekaligus kepedulian terhadap kondisi Warga Binaan sebagai upaya menciptakan situasi pemasyarakatan yang aman, tertib, sehat, dan kondusif. Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan menyapa dan memantau secara langsung kondisi Warga Binaan di blok hunian.
Kegiatan dipimpin Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Kasi Adm. Kamtib), Denny Wahyu Kristanto, dan diikuti jajaran struktural serta staf usai pelaksanaan apel pagi, Sabtu (3/10).
Dari blok ke blok, jajaran Lapas Pemuda Madiun menyambangi lingkungan hunian untuk memastikan kondisi Warga Binaan dan situasi blok tetap aman serta kondusif. Petugas tidak hanya melakukan pemantauan keamanan dan ketertiban, tetapi juga menyapa serta berkomunikasi secara langsung dengan Warga Binaan untuk mengetahui kondisi, kebutuhan, termasuk keadaan kesehatan mereka.
Interaksi secara langsung tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang mungkin muncul di lingkungan hunian. Apabila terdapat Warga Binaan yang menyampaikan keluhan maupun membutuhkan perhatian tertentu, petugas dapat segera berkoordinasi dengan bidang terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kasi Adm. Kamtib, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan pengawasan yang dilakukan secara humanis dan menyeluruh.
“Kami tidak hanya memastikan keamanan dan ketertiban blok, tetapi juga ingin mengetahui kondisi Warga Binaan secara langsung, termasuk kondisi kesehatan dan kebutuhan mereka. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan dapat diketahui lebih awal dan segera dikoordinasikan untuk mendapatkan penanganan,” ungkap Kristanto.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa keamanan, kesehatan, dan pembinaan Warga Binaan merupakan bagian yang saling berkaitan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
“Seluruh jajaran harus peduli terhadap kondisi Warga Binaan. Tidak hanya keamanan dan ketertibannya, tetapi juga kesehatan serta kebutuhan mereka. Dengan hadir langsung dan berkomunikasi, kita bisa mengetahui kondisi di lapangan dan melakukan langkah yang diperlukan sejak dini,” tegas Rudi.
Rudi juga mengingatkan jajaran agar senantiasa mengedepankan sikap humanis dalam berinteraksi dengan Warga Binaan, namun tetap menjaga kewaspadaan dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Pemuda Madiun menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat deteksi dini, meningkatkan pengawasan, memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan, serta membangun komunikasi yang baik antara petugas dan Warga Binaan demi terwujudnya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, sehat, dan kondusif. (Humas Lapas Pemuda Madiun)
0 Komentar