Madiun, INFO_PAS – Dalam upaya membentuk
kedisiplinan, tanggung jawab, serta menanamkan semangat kemandirian, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun secara
konsisten menggelar apel pagi rutin bagi warga binaan yang mengikuti program
Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Kegiatan dilaksanakan pada pukul 08.30 WIB di
halaman area kerja LPK.
Apel pagi ini diikuti oleh
seluruh warga binaan yang aktif dalam berbagai bidang pelatihan kemandirian,
seperti laundry, pertukangan, pertanian, perikanan, hingga barbershop,
Selasa (23/9).
Kegiatan dimulai dengan absensi
kehadiran oleh Petugas Kegiatan
Kerja (Giatja), dilanjutkan dengan pembacaan Catur Dharma Narapidana
oleh seluruh warga binaan pekerja. Apel ini menjadi momen penting untuk
menyampaikan arahan, evaluasi, serta membangun kedekatan antara petugas dan
warga binaan dalam suasana yang tertib dan produktif.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Jumadi, menegaskan bahwa apel pagi
merupakan salah satu pilar penting dalam proses pembinaan kerja di dalam lapas.
"Apel pagi menjadi wadah
untuk menanamkan disiplin, tanggung jawab, serta membangun budaya kerja yang
positif. Ini juga menjadi sarana komunikasi antara petugas dan warga binaan
dalam menyampaikan arahan dan evaluasi kerja," ujar Jumadi.
Sementara itu, Kepala Lapas
Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menekankan bahwa kegiatan apel pagi bukan sekadar
rutinitas, tetapi bagian dari pembentukan karakter yang berkelanjutan.
"Pembinaan bukan hanya soal
keterampilan teknis, tetapi juga soal pembentukan mental dan kedisiplinan.
Melalui apel pagi ini, kami ingin membentuk warga binaan yang tidak hanya
terampil, tetapi juga memiliki sikap dan perilaku yang siap kembali ke
masyarakat," jelas Wahyu.
Dengan pelaksanaan apel pagi
secara teratur, Lapas Pemuda Madiun terus berupaya menciptakan lingkungan
pembinaan yang produktif, edukatif, dan humanis, mendukung visi pemasyarakatan
dalam mencetak warga binaan yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap
berkontribusi positif setelah bebas nanti. (Humas Lapas Pemuda Madiun)
0 Komentar