Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus berkomitmen meningkatkan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui kegiatan keagamaan. Kali ini, Lapas Pemuda Madiun menggelar pembinaan agama Kristen dan Katolik dengan menggandeng tim dari Gereja Paroki St. Cornelius dan Gereja Paroki Mater Dei.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Warga Binaan yang beragama Kristen dan Katolik serta didampingi oleh petugas pembinaan. Pembinaan dilaksanakan di Gereja Oikumene Lapas Pemuda Madiun dengan suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan, Senin (13/4).
Dalam kesempatan tersebut, Pendeta Junaidi menyampaikan pentingnya pembinaan rohani sebagai bekal bagi Warga Binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap Warga Binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, menemukan ketenangan batin, serta memiliki semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Setyawan Nugroho Endiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dari proses pembinaan di dalam lapas.
“Kami terus berupaya memberikan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental dan spiritual, agar Warga Binaan siap kembali ke masyarakat,” jelasnya.
Senada, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan komitmennya dalam mendukung berbagai kegiatan pembinaan keagamaan.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi kegiatan positif seperti ini. Sinergi dengan pihak gereja menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang sangat baik dalam membina Warga Binaan agar memiliki nilai-nilai spiritual yang kuat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Warga Binaan dapat memperoleh penguatan iman, meningkatkan kesadaran diri, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat dengan lebih baik. (Humas Lapas Pemuda Madiun)
0 Komentar