Madiun, INFO_PAS – Dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan fungsi pengamanan dan pengawasan di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti kegiatan pengarahan virtual dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas). Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Zoom Meeting di ruang Teleconference Lapas Pemuda Madiun, Kamis (21/5).
Pertemuan ini diikuti langsung oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan didampingi pejabat struktural, staf, serta jajaran regu pengamanan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pelaksanaan tugas pengamanan dan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
Dalam arahannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menekankan pentingnya komitmen total dari seluruh pimpinan UPT untuk tidak lengah dalam mengawal fungsi pengamanan. Ia menginstruksikan agar deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) terus ditingkatkan secara berkala.
“Seluruh Kepala UPT dan jajaran pengamanan adalah garda terdepan. Saya minta tidak ada ruang bagi kelalaian. Lakukan pengawasan melekat, perkuat sinergi internal, dan pastikan penegakan disiplin berjalan tanpa kompromi demi menjaga marwah institusi pemasyarakatan,” tegas Mashudi, dalam arahannya.
Merespons instruksi tersebut, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyatakan kesiapannya bersama seluruh jajaran untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan kewaspadaan, serta menjalankan arahan pimpinan secara maksimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban lapas.
“Kami siap melaksanakan seluruh arahan bapak Dirjenpas dengan memperkuat fungsi pengamanan, meningkatkan deteksi dini, serta memastikan seluruh jajaran bekerja secara disiplin, profesional, dan penuh tanggung jawab demi menjaga situasi lapas tetap aman dan kondusif,” ujar Rudi.
Usai kegiatan Zoom Meeting, Kalapas Rudi Kristiawan langsung memberikan penguatan kepada seluruh jajaran. Dalam arahannya, Kalapas menegaskan agar tidak ada pegawai yang melakukan pelanggaran disiplin maupun penyimpangan dalam pelaksanaan tugas.
“Jangan sampai ada pegawai yang bermain-main dengan tugas dan kewenangannya. Kita ini bekerja untuk menjaga kepercayaan institusi. Ingat, setiap tindakan kita berdampak pada keluarga di rumah. Kasihan anak dan istri kita kalau sampai kita terjerat masalah karena kelalaian atau pelanggaran,” tegas Rudi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Pemuda Madiun semakin memperkuat integritas, disiplin, serta komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban sehingga situasi lapas tetap aman, tertib, dan kondusif. (Humas Lapas Pemuda Madiun)
0 Komentar