Madiun, INFO_PAS – Usai pelaksanaan salat Jumat, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun, Rudi Kristiawan, memberikan pengarahan kepada seluruh Warga Binaan sebagai bentuk penguatan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku di lingkungan lapas, Jumat (21/8).
Dalam kesempatan tersebut, Rudi menegaskan pentingnya Warga Binaan menaati setiap aturan yang telah ditetapkan, termasuk ketentuan dalam pelaksanaan ibadah. Warga binaan diwajibkan mengenakan peci dan baju koko yang telah dibagikan serta menjaga kerapian dan kebersihan diri, termasuk memperhatikan panjang rambut.
Sejumlah Warga Binaan yang tidak mengenakan peci maupun baju koko yang telah dibagikan serta masih memiliki rambut panjang diberikan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa kedisiplinan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. Setiap aturan yang ditetapkan bukan semata-mata untuk membatasi, tetapi sebagai upaya membentuk sikap tertib dan bertanggung jawab.
“Setiap aturan yang sudah ditetapkan harus dipatuhi. Ketentuan mengenai pakaian, peci, maupun kerapian rambut merupakan bagian dari kedisiplinan yang harus diterapkan. Jangan menunggu ditegur baru kemudian melaksanakan aturan,” tegas Rudi.
Sebagai tindak lanjut, petugas langsung melakukan pemotongan rambut terhadap Warga Binaan yang rambutnya masih panjang dan tidak sesuai dengan ketentuan kerapian yang telah ditetapkan.
Rudi menambahkan bahwa ketegasan dalam penerapan aturan akan terus dilakukan secara konsisten. Hal tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran Warga Binaan untuk mematuhi tata tertib dan mengikuti seluruh proses pembinaan dengan baik.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Pemuda Madiun dalam menegakkan kedisiplinan sekaligus mendukung proses pembinaan Warga Binaan agar lebih tertib, bertanggung jawab, dan mampu menaati aturan yang berlaku. (Humas Lapas Pemuda Madiun)
0 Komentar