Perkuat Pengamanan dan Pelayanan, Lapas Pemuda Madiun Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan

  


Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, yang memberikan sejumlah penekanan penting dalam pengarahan nasional yang diikuti oleh seluruh jajaran pemasyarakatan secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (7/9).

Kegiatan yang terpusat secara daring ini diikuti secara saksama oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, beserta seluruh pejabat struktural dan staf dari Ruang Teleconference Lapas Pemuda Madiun.

Dalam arahannya, Dirjen Pemasyarakatan Mashudi menggarisbawahi sejumlah poin krusial yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh satuan kerja di daerah. Ia menegaskan pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam serta memperketat pengamanan di lingkungan pemasyarakatan.

“Seluruh jajaran harus senantiasa waspada dan siaga mengantisipasi potensi bencana alam, serta terus memperkuat pengamanan dan deteksi dini di unit pelaksana teknis masing-masing,” tegas Mashudi dalam arahannya.

Selain aspek pengamanan, Dirjen Pemasyarakatan juga menyoroti pentingnya pengawasan dan pembinaan pegawai secara berkala, kedisiplinan dalam penataan serta Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan senjata api, hingga pemantauan ketat terkait upaya pencegahan korupsi yang bersinergi dengan KPK.

Lebih lanjut, Mashudi turut mendorong optimalisasi peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas, pengawasan ketat terhadap penyelenggaraan bahan makanan (bama) tahun 2026 agar kualitasnya tetap terjaga, serta penguatan fungsi kehumasan, Identitas logo kementerian, rakernis, produk UMKM dan Ketahanan Pangan, Wartelsuspas dan Inkopasindo, Temuan Kritis Evaluasi dan Tata Kelola Pelayanan Publik untuk terus membangun citra positif institusi pemasyarakatan di mata publik.

Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa seluruh arahan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan akan menjadi perhatian dan bahan evaluasi bagi Lapas Pemuda Madiun.

“Setiap arahan yang disampaikan menjadi perhatian kita bersama. Saya minta seluruh jajaran segera menindaklanjuti sesuai tugas dan fungsi masing-masing, khususnya terkait pengamanan, kedisiplinan, pelayanan publik, serta berbagai program yang menjadi prioritas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,” ujar Rudi.

Usai mengikuti pengarahan secara virtual, Kalapas Rudi Kristiawan langsung memberikan penguatan kepada jajaran pejabat struktural dan staf Lapas Pemuda Madiun. Ia meminta seluruh jajaran untuk memastikan setiap poin arahan dapat diimplementasikan secara nyata di lingkungan kerja.

“Jangan sampai arahan ini hanya berhenti pada kegiatan pengarahan. Kita harus menerjemahkannya menjadi langkah nyata. Tingkatkan kewaspadaan, laksanakan tugas sesuai SOP, jaga integritas, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun warga binaan,” tegas Rudi.

Ia juga mengingatkan seluruh pegawai agar terus menjaga kekompakan dan komunikasi dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, sinergi antarjajaran menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

Melalui tindak lanjut yang konkret dan berkelanjutan, Lapas Pemuda Madiun berkomitmen untuk terus memperkuat pengamanan, meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan, serta mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, berintegritas, dan akuntabel. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

 

0 Komentar