PACITAN – Ancaman kekeringan mulai mencekik cadangan air rumah tangga warga di kawasan pelosok Kabupaten Pacitan.
Krisis air bersih yang kian eskalatif ini mendorong aparat dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pacitan untuk turun tangan menyuplai langsung logistik air ke Dusun Pagutan, Desa Punung, pada Jumat, 4 September 2026.
Kelangkaan air bersih di wilayah RT 02/RW 19 dusun tersebut membuat kepolisian harus membelokkan fungsi taktisnya.
Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) yang lazimnya bersiaga di aspal jalanan, akhirnya merangsek ke permukiman warga sejak pukul 09.00 WIB untuk merespons persoalan kemanusiaan akibat kemarau.
Manuver penyaluran air ini dibungkus melalui program "Segoro Berkah Polantas".
Kepala Kepolisian Resor Pacitan, Ajun Komisaris Besar Ayub Diponegoro Azhar, menginstruksikan langsung pengerahan armada untuk memecah kebuntuan akses air minum dan sanitasi di tingkat akar rumput yang kian menipis.
"Tujuannya agar warga yang terdampak bisa merasakan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," katanya.
Di lokasi, Unit Turjawali Satlantas Polres Pacitan bersama jajarannya bertugas mengawal truk tangki dan mendistribusikan air secara manual.
Pasokan air dialirkan langsung ke jeriken, ember, dan bak penampungan milik warga yang telah menanti bantuan di tengah krisis.
Intervensi darurat dari kepolisian ini sekaligus menjadi alarm bagi pemerintah daerah atas ancaman bencana kekeringan musiman yang rutin menghantam kawasan perbukitan Pacitan. (*)

0 Komentar